Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D)

Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa atau PHP2D adalah kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa. Mahasiswa pelaksana PHP2D ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera. Di sisi lain, masyarakat desa diharapkan mampu menemukan dan mengembangkan potensi yang sudah ada untuk diwujudkan menjadi kegiatan nyata atau mengembangkan kegiatan yang telah dirintis masyarakat menjadi lebih berkembang dan bermanfaat sehingga dapat mewujudkan ketahanan nasional di wilayah Republik Indonesia.

SISTEMATIKA PROPOSAL

Proses Pengajuan Proposal PHP2D Mengikuti Sistematika Proposal Sebagai Berikut :

  1. Diajukan oleh ketua pengusul diketahui oleh pemimpin organisasi pengusul dan Dosen Pendamping, disetujui oleh Wakil Rektor/Ketua Bidang
  2. Jumlah mahasiswa pelaksana 10 – 15 orang (sekurang-kurangnya berasal dari 2 angkatan yang berbeda).
  3. Tidak diperbolehkan ada pergantian anggota tim pelaksana selama pelaksanaan kegiatan.
  4. Tidak diperbolehkan ada pergantian desa lokasi kegiatan, kecuali ada alasan darurat yang sangat mendesak yang dapat berpotensi membahayakan keselamatan dan mengganggu keamanan yang dinyatakan dengan permohonan tertulis oleh ketua tim yang diketahui oleh pimpinan Perguruan Tinggi dan disetujui oleh kepala
  5. Menyertakan Surat Pernyataan Kesediaan Kerja Sama (bermaterai) dari masyarakat sasaran ditandatangani oleh kepala desa mengikuti format Lampiran 10 (sepuluh) dan dilengkapi dengan hasil survei tentang kebutuhan
  6. Menyertakan surat keputusan legalitas organisasi dari Rektor/Ketua (intrakampus).
  7. Menyertakan Surat Kesediaan Perguruan Tinggi yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang untuk menjadikan desa lokasi PHP2D sebagai desa binaan.
  8. Proposal disusun mengikuti sistematika sesuai kriteria yang tercantum dalam buku Panduan ini, tidak lebih dari 15 halaman dihitung mulai Latar Belakang sampai dengan Rancangan Biaya (tidak termasuk halaman sampul, halaman pengesahan, Daftar isi, Daftar Gambar, Daftar Tabel dan lampiran).
  9. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia yang
  10. Kelengkapan administratif yang meliputi halaman judul, nama/daftar anggota kelompok, halaman pengesahan, diberi nomor halaman menggunakan angka romawi- kecil, dan diketik di sebelah kanan-bawah (i, ii, dan seterusnya).
  11. Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan kemunculannya dalam Judul tabel ditulis di atas tabel dengan nomor tabel menggunakan angka romawi.
  12. Gambar dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor gambar menggunakan angka
  13. Diajukan secara daring (on-line) melalui laman http://php2d.kemdikbud.go.id/

PENDAFTARAN PROPOSAL

Adapun Tata Cara Pendaftaran Proposal Yang Dilakukan Secara Daring Melalui Laman Sebagai Berikut :

  1. Membuka laman: http://php2d.kemdikbud.go.id//, menu pendaftaran proposal
  2. Perguruan tinggi melakukan sinkronisasi data dengan PD DIKTI
  3. Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan
  4. Melampirkan/menggunggah dokumen elektronik berupa file dengan format PDF sebagai berikut:
  • Surat Keputusan organisasi kemahasiswaan yang ditandatangani oleh Rektor/Ketua;
  • Surat pernyataan kerja sama dari khalayak sasaran yang diketahui oleh kepala desa;
  • Surat kesediaan dosen pendamping untuk membimbing kegiatan PHP2D;
  • Rekomendasi dari Wakil Rektor/Ketua Bidang Kemahasiswaan untuk kegiatan PHP2D;
  • Mengunggah proposal berupa softcopy dengan format PDF sesuai ketentuan panduan;
  • Mengunggah Surat Tugas Tim PHP2D yang diterbitkan oleh Wakil Rektor / Ketua Bidang Kemahasiswaan.

5. Mencetak tanda bukti pendaftaran PHP2D yang disertai dengan password.

Info Dan Pedoman

info lebih lanjut silakan download :

Panduan PHP2D 2021